Menginjak pertengahan semester aku dekat dengan seorang wanita cantik yang hampir setiap hari kami bertemu di kampus, bukan teman satu kampusku melainkan adalah dosen pembimbingku. Renata namanya dan aku biasa memanggilnya Rena, dari awal dia masuk kelas dan memberikan kuliah saat itu aku dengan berani sudah memanggil namanya, dan tentu saja dia langsung marah saat itu.Karena menganggap aku tidak sopan padanya, namun setelah melakukan pendekatan akhirnya akupun dapat lebih mengenalnya lagi. Bokep live Tapi aku hanya main peluk dancium saja tidak lebih, karena walau begitu aku selalu menggunakan hati setiap kali melakukan hubungan dengan seorang wanita, tidak pernah aku menjalani hubungan hanya karena dia cantik atau sebagainya. aaaaaagggghhh..” Awalnya Rena merintih namun akhirnya diapun mendesah menikmati goyangan tubuhku yangterus saja bergerak maju mundur di atas tubuhnya.Dia mencengkrama punggung dan juga tubuhku bahkan sesekali dia mengerang panjang “OOoouuuuuuuugggghhhh…..




















