saya didudukkan di tengah kasur dengan kaki menjuntai kedepan, baju kaosku dilolosi oleh Brian dari depan, dari belakang toketku diremasi Boas yang berkulit gelap, ia membantu melolosi bra yang kukenakan.Pantatku kuangkat saat Astu menariknya, menyusul kemudian celana dalamku yang ternyata sudah basah bagian tengahnya. Bokepindo Dibandingkan Astu, Bondan memang tak tampan tetapi wajahnya masih lebih baik daripada Brian, Bondan berpostur tinggi dengan jambang dan kumis yang agak lebat.“Hayu… Duaan aja yah” jawabku. Sementara Arsen tak curiga pada atasannya yang sangat akrab dengan Fatin dan aku, ia menganggap Pak Dodo sebagai pakde buat Fatin.Sesudah kami pindah ke rumahku sekarang, otomatis perselingkuhanku dengan Pak Dodo berakhir. Arsen tak berhasil merayu mereka memilih capres yang dibelanya, sebab menurut mereka capres Arsen masih banyak kekurangannya.Aku iseng menanggapinya, “Sogok aja pakai hadiah bang, biar mau nyoblos pilihan Papih, hihihi”“Apa hadiahnya mih… Mereka kan anak kaya… Masa saya mau kasih kamu?”Agak terkejut




















