Kuciumi lagi bibirnya, hidungnya, matanya, keningnya, pipinya, dagunya. Bokep china Oughh… Jilatannya menimbulkan sensasi yang luar biasa yang membuatku meregang menahan kenikmatan. Tidak ada perlawanan dari Mbak Titis. “Iya deh. “Halo mas, loh mukanya kok merah gitu”, sapa Rani sambil membereskan form request di meja. Pemilik radio itu namanya Bapak Damian. Aku mencoba melingkarkan tanganku di punggung Mbak Titis. Kuusap perlahan punggungnya sambil terus memainkan bibirku. Tidak lama di situ aku berniat untuk langsung menyerbu tetek Mbak Titis. Takut kalau-kalau Ibu Titis berpikir untuk mendepakku dari perusahaan. “dan, jangan panggil ibu lagi kecuali di depan bapak sama karyawan yang lain. Aku bayangkan ibu Titis dengan rambutnya yang sebahu, bibirnya yang selalu merah. Mbak Titis terus mendesis sampai suatu saat Mbak Titis hampir terduduk karena menahan kenikmatan dari ciuman dan belaian di betisnya.




















