dicium terus dijilatin”.Aku mengangguk pura pura maklum, dan menghela nafas seperti sedih dan terpaksa:
“ya sudah Cah Sara, karena begitu ya supaya pengaruh setannya hilang, Kakek juga terpaksa harus melakukan yg sama. Bokep mom elus rambutku yg gondorong.Mulutnya mendesis-desis dan menceracau pelan:
“Kakek..aduuh Kakek.. Nah, tiba-tiba ada pikiran licik di otakku. Si Juminten sekarang mengangkat kepalanya, raut wajahnya tampak sangat gelisah. Tidak kuperdulikan lagi omelan mbakyuku dan pandangan sinis orang tuaku (mereka selalu menasehati: hati-hati lho Dar, jangan mbohongi orang). Ku lihat matanya terbeliak heran, namun segera meredup dan dia menghela nafas:
“inggih Kakek, sakkerso (terserah) kulo nderek kemawon (saya ikut saja)”. Aku berusaha menahan tawa:
“dianu kuwi opo karepe (apa maksudnya) to Cah Sara?” dia tampak semakin malu:
“ya itu lho Kakek..seperti katanya kalau suami istri lagi dolanan (bermain) di kamar itu lho..




















