Mereka benar benar menepati janji untuk tidak melukaiku dan menyakitiku seperti menampar ataupun menjambak rambutku. Bokepindo Aku menatap Girno dengan pandangan sayu memelas untuk lebih merangsangnya lagi, dan berhasil. “Wah baru kali ini ada kesempatan pegang susu amoy.. enake rek, mem*k amoy seng sek perawan…” kata Girno, yang tampak amat puas. Kemudian aku menatap mereka semua, siap mendengarkan ancaman kalo tidak boleh bilang siapa siapa lah.. Tanpa sadar, kakiku melingkari pinggangnya Soleh, seakan tak ingin penisnya terlepas, dan aku balas melumat bibir si Soleh ini. Girno kembali ke posnya, Hadi dan Yoyok meneruskan pekerjaannya menyapu beberapa ruangan kelas yang belum disapu. Tiba tiba penis pak Edy berkedut dalam mulutku, dan tanpa ampun spermanya muncrat membasahi kerongkonganku. aku semakin gelagapan, apalagi kemudian Soleh meraba dan membelai kedua pahaku. Ingin aku menambahkan, penisnya agak sedikit lembek. ah, kalo itu sih nggak usah mereka mengancam, memangnya aku sampai tak




















