Kuremas dadanya dengan lembut. Bokep crot Kepalanya disandarkan di bahuku. Aku bertanya asal saja. Tanganku pun tak mau kalah membuka celana pendeknya. Ketika aku membuka pintu pagar kulihat bayangan di balik korden jendela. Ia memukul dan mencubitku. Nggak tuh. Ia menindihku dan menciumku dengan ganas. Semakin lama gerakan kami semakin cepat dan liar. Aku mengejang ketika aliran kepuasan tersebut membersit keluar.Anto, Agghhh… kakinya menjepit kakiku dan mengejang sehingga kejantananku seperti tertarik mau keluar dari vaginanya. Aku akan kembali masuk ke dalam rumahnya dan berdalih mengambil sesuatu yang tertinggal. Sorry, tapi aku tidak mau kejadian yang dulu terulang lagi. Kuremas dadanya dengan lembut. Setelah beberapa saat kemudian keadaan menjadi sunyi menyusul napas kami yang mulai teratur. Akupun menyanggupinya, sudah terlanjur basah jadi biar basah sekalian. Thanks untuk malam ini Anto. Tidak ada komitmen atau ikatan apapun.





















