Dan dari balik mataku yg masih setengah merem melek menanggung kenihkmatan gairahku kulihat sama-samar Hamidah, jeng Tutik, Bu Hartati, Dik Karsih, Bu Denis, Bu Ani. Bokepindo Daann.., ah, itu kan Bu Ani isteri Pak Durma tetangga sebelah kanan rumah Hamidah. Si Hamidah masih asyik merapikan tanaman hiasnya. Menyimpang dari rutinitas, menyimpang dari kebiasaan, menyimpang dari adat, etika dan moral dan harus juga berani nyerempet-rempet bahaya. Biar kulepasi celana dalammu. ‘gembul’-nya rambut kemaluan Dik Karsih. Bodinya montok bingit. ampuunn.. Biar kuceboki dengan lidahku saat engkau usai melepas air kencingmu. ampuunn.. Denganmenjilati ketiakmu yg.. Baik dari lingkungan tetangga se-RT bahkan bisa se-RW, juga di dalam lingkungan rumahku sendiri yg isinya komplet, ada istri, ada anak, ada ipar yg masih kuliah disamping ada yg paling sering mebuat kesal, mertua wanitaku.Oleh sebab itu aku memutuskankan , jauhilah kelakuan laku mesumku. Mas-mu ini sangat rindu kamu..Mataku melototi Hamidah yg menjadi salah




















