Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, kembali kudengar suara orang mendekat ke arah pintu kamar. Aku kembali menyadarkannya dengan memintanya kembali memperlihatkan ketiaknya. XNXX jepang Ia dan aku saling melepas dengan berat hati. Lia memeluk badanku dengan erat, lupa bahwa aku adalah majikannya, dan akupun melupakan bahwa Lia adalah pembantuku, aku memeluk dan menciumnya dengan erat.Dengan muka sedikit malu, Lia tetap tertidur disampingku di sofa tersebut. Lia mengangguk pelan sambil terrsenyum. Kulihat Lia masih meneruskan pekerjaannya di ruang lain, aku rebahkan diriku di sofa depan TV ruang keluarga kami. Lia semakin keras mengelinjang, hingga akhinya aku katakan kita keluar sama-sama. Sejenak kami berpandangan, dan aku mulai mendekatkan bibirku pada bibirnya. Akupun bangun ke kamar mandi untuk buang air kecil. Kulihat Lia masih meneruskan pekerjaannya di ruang lain, aku rebahkan diriku di sofa depan TV ruang keluarga kami. Seperti biasa aku lepas celana dalamku dan kupakai handuk lalu




















