Penasaran dengan reaksinya menantunya, Pak Totok nekat membalikkan tubuhnya. Kok bisa Om?” tanya Bu Susan heran.“Ini namanya terapi energi. Bokepindo Itulah yang justru akan diubah oleh Pak Totok.Waktu itu dengan pelan dan pandangan sedikit tidak percaya, Bu Susan menceritakan masalah sakit perutnya yang sering kambuh dan emosinya yang tidak stabil, terutama saat-saat sebelum dan semasa menstruasi. Sialnya dia tidak melihat batang kain pel yang disandarkan di dekat pintu. Mumpung ibu sedang ke pasar”.Dengan gugup bercampur birahi memuncak, Pak Totok memposisikan dirinya di belakang Darmi. Dengan menegakkan punggung, maka dadanya akan semakin mencuat ke atas dan membentuk pemandangan yang membuat liur laki laki banjir.####################Tiba tiba Darmi sering menjadi sasaran ‘salah sentuh’ mertuanya. Kejadian buru-buru itu memberikan sensasi yang luar biasa bagi dua insan berlainan jenis beda usia itu.


















