Kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Nita, aku malah selalu berharap dipanggil. Bokepindo Tangan kirinya melingkar dileherku sementara tangan kanan memegang kepalaku. kita ngobrol-ngobrol kamu mau pesen makanan apa?”, kata Bu Nita sambil menarik tangan membawaku ke kursi. Sore hari dikantor seperti tidak ada kejadian apa-apa. “Lanjutin Ndy, enak banget.. saya kaget dibilang bisa nenangin seorang wanita seksi dan secantik bu nita”, balasku dengan nada sedikit gagap. Sudah 2 tahun saya bekerja di perusahaan swasta ini. Bu nita hanya terdiam mengikuti sensasi yang kuberikan. “Ahh enak sekali Ndy”, ntah sudah berapa kali kata-kata ini diucapkannya.Mr.Happy ku yang belum terpuaskan semakin bergejolak disasarannya. Lalu tanpa dikomando lagi kami sudah bergelut di ombak gairah birahi. “Ayo sama-sama aku juga mau”, balasnya disela erangan kenikmatannya. Perlahan dia berdiri dan menghampiriku. Memang saya sering menatap Bu Nita disetiap kesempatan, apa lagi kalau sedang rapat kantor.




















