“Ntar apa..?” potong Yuli yang masih dengan wajah kesal. Anton mulai mendekati Yuli yang gemetar tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi bajingan ini. Bokep live “Buka yang lebar dan keluarin lidah lo..!” bentaknya lagi. “Nggak.., cuman aku mau kamu jadi pacarku, jangan nolak lagi lho..! “Terserah deh.., emang gue pikirin..!”
Iwan menatap sebentar ke arah Yuli yang sudah sangat ketakutan, air matanya nampak mengalir dan, “PLAK..!” tamparan Iwan melayang ke pipinya.Anton dan yang lainnya mulai membuka pakaian masing-masing, sehingga sekejap orang-orang yang berada dalam ruangan itu semuanya telanjang bulat. “Buka yang lebar dan keluarin lidah lo..!” bentaknya lagi. Anton mulai memaju-mundurkan penisnya di mulut Yuli selama 5 menit tanpa memberi kesempatan Yuli untuk bernafas. “Hai yul.., jatuh ya..?” kata Anton dengan santainya. Sekali sentak Iwan menjambak rambut Yuli dan menariknya, sehingga tubuh Yuli yang tekulai di lantai terangkat ke atas dalam posisi berlutut menghadap Iwan.“An.., lo mau gue




















