Ia buka pintu lemari tersebut dan mencari sesuatu di laci yang ada di dalamnya. Ku lihat isinya, uangnya masih ada dan kartu-karu seperti ATM dan lainnya cukup banyak. Bokep korea Baju mas juga basah, lebih baik masuk dulu untuk mengeringkan badan.Anggap saja untuk rasa terima kasih saya…” Pintanya memelas.Setelah ku pikir-pikir, jalan menuju rumahku masih terbilang jauh. Harus mengurus KTP, ATM, belum lagi SIM dan STNK, selain memakan biaya, juga memakan tenaga dan waktu, bukan hanya perkara uang yang ada di dalam dompetnya saja.Tidak sampai 15 menit, aku sudah tiba di jalan yang tertera di KTP. Ruang tamunya saja besar sekali dengan sofa kulit yang terlihat mahal. Tanpa menunggu lama, ku muncratkan air mani yang sudah begitu lama tertahan di dalam buah zakar ku tersebut.




















