Karena Mas Dito sering mengobrol lama dengaku akhirnya akupun mau ketika dia mengajakku jalan bareng. Kata-kata yang keluar dari dalam mulutnya itulah yang akhirnya meluluhkan hatiku, dan akupun terdiam ketika dia melakukan hal yang lebih gila padaku. Bokep china maaas… aaaghhh… aaaghhh… aaaghhh… ” racauku. Dan dengan cepatnya Mas Dito melabuhkan ciumannya pada mulutku dengan lembut. Memang sih kata bosku dari dulu Mas Dito juga selalu membawa teman-temannya untuk makan di tempat ini. Dito… aaagghhhh…. Tapi sepertinya hal itu tidak membuat Mas Dito marah apalagi cemburu. Hari demi hari terasa sangat melelahkan dan membosankan sekali. Walau sebenarnya aku tidak suka dengan jenis pakaian yang dia berikan padaku, karena kebanyakan terlalu terbuka menurutku. Bukanya aku sombong, walaupun aku hanya sebagai pencuci piring, di restoran itu bagai Primadona, Buktinya Para Pria yang datang Di restoran tempatku bekerja banyak yang mengginkanku.


















