Mas Sigit menelpon aku berkali-kali, setelah aku jawab dia lega karena aku pergi dengan tangan kanannya yaitu Fery.Sepanjang perjalanan Fery melirik-lirik aku dan anehnya aku aku merasa sedikit gerogi. Pintar sekali pilhannya, rasanya aku cocok dengan pilihan Fery. Bokep india Yang aku ketahui hanyalah kepuasan sex yang tiada tara malam itu.Setelah beberapa saat Fery langsung saja mengenakan pakaianny kembali sedangkan aku aku masih terkapar di ranjang, Fery pun begegas keluar dari kamar agar tidak ketahuan oleh anak maupun pembantuku. Karena aku penasarn akupun bertanya,“ kenapa sih Fer kok kelihatannya dari tadi kamu memandangiku terus, ada yang salah ya sama aku?, ”“ ee..ee,eeenggak kog mbak, mbak Ayu kok cantik dan sexy sekali yah, saya jadi terpesona deh mbak.., ” ucapnya.“ aaahhh…masa sih Fer…, ” tanganku sembari mengelus pundaknya.“ iya mba aku serius, ” jawabnya dengan memandangiku.Sepanjang perjalanan kami-pun terus mengobrol, dan sepanjang perjalan itu Fery selalu mencuri-curi pandang




















