Aku akan ngantar dia pulang, kami juga sudah makan kok.”“Terimakasih Om. Kamu cantik sekali Ermita. XNXX jepang Kuberi dia uang dua ratus ribu. Kureguk lagi, dan kulihat Ermita juga mereguk dari slokinya langsung sampai habis.“Om kasi lagi anggurnya”, ini adalah sloki yang ke-empat. Kamar tidurku adalah kamar tidurmu juga, tempat tidurku adalah tempat tidurmu juga”, kataku dengan nada membujuk.“Gundik”, katanya tertawa sinis. Mukanya pucat-pasi. “Rupanya Om memang mengira aku ini lonte!” katanya setengah berteriak.“Jadi bapak janin dalam perutmu itu kamu tahu aku kan?”Dia jadi tenang, mengangguk.“Ibumu tahu kemana kamu pergi?”“Tidak, aku lari dari rumah.”“Aku akan menyuruh orang memberitahu ibumu bahwa engkau tidak apa-apa supaya dia tidak melaporkan kamu hilang ke polisi.”“Mengapa tidak mendatangi sendiri?” Aku diam.“Dan aku?”“Kamu tinggal dengan aku disini sampai anakmu lahir. Aku akan minta penugasanku di sini diperpanjang enam bulan.”“Anakku?”“Anakmu dan anakku.”“Sesudah itu bagaimana?”“Kita serahkan dia untuk diasuh ibumu.




















