Kubuka kedua mataku dan kulihat Mei Mei sedang menghisap penisku yang sudah berdiri tegak dan keras. Bokep hijab “Aku bercanda kok bilang temanku mau datang kesini. Mei Mei lalu menyumpal mulutku kembali dan keluar kamar. Aku sadar sedang tidak bermimpi. Belum sempat lama aku berpikir untuk menjawabnya, kedua kakinya diletakkan di muka dan mulutku. Di dalam taksi aku coba mendekati dan merayunya. Kamu harus kuapakan? Kita mulainya dari Sabtu siang aja, kan jadi punya banyak waktu,” sapanya sambil memperlihatkan beberapa foto diriku dalam keadaan terikat. Dalam tidurku terasa sesuatu hisapan di penisku. Oh iya, aku punya kejutan lho buat kamu. Permintaanku itu disambutnya dengan menyumpal mulutku dengan lakban serta mengikatkan seutas tali di kakiku dan kemudian menariknya ke atas serta menyatukannya dengan tanganku. “Apik sekali ya kamu. Ia lalu duduk disampingku dan meneteskan air lilin yang panas ke badanku.




















