Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku.“Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Bokep stw tanyaku kaget dengan mata melotot. Mungkin dia sedang mandi, kudengar bunyi gemericik shower di kamar mandi yang ada di kamar. Tidak seperti Yuni yang lusuh dan bau minyak. “Nanti saja mbok nunggu ibu datang”
“Sebaiknya bapak makan duluan, ibu kan biasa pulang hampir tengah malam, bapak bisa kena sakit maag kalau menunggu ibu pulang” saran mbok Rusti kepadaku.Benar juga sampai jam 22.00 Rosa belum juga pulang, akhirnya kusantap juga makanan yang sudah disiapkan mbok Surti sejak tadi, rasanya hambar dan dingin sangat berbeda dengan masakan Yuni istriku. Yuni jarang menggunakan make up, parfum, dan sering kali memakai daster butut yang selalu setia menemaninya di rumah.




















