Mendengar penuturannya, saya hanya berkata bahwa saya juga amat sayang dengannya, tapi kata-kata saya terhenti oleh sebab yg hingga saat ini saya tdk tahu apa, dan dengan lembut saya mencium pipinya. Bokepindo Seketika saya merasakan himpitan kekenyalan dadanya di dada saya. Semakin panas permainan kami ini sampai akhirnya kami membuka seluruh pakaian kami dan saling memberikan senyuman. Sikap kami didepan Bram juga tdk berubah. Mungkin karena terbawa suasana, Nissa dengan gerak refleksnya langsung mencium bibir saya dan menahannya lama. Karena wibawanyalah, Bram selalu menjadi kapten saat bermain sepakbola. Tak dipungkirinya, Bram sangat ia sayangi, tapi cintanya tetaplah pada saya. Nissa juga yg mempunyai usul agar kami mengontrak rumah bersama (maksudnya saya dan Bram ). Hukuman yg diberikan Ibu Yanti adalah selama satu bulan selama di sekolah, kami harus bersama terus. Tanpa pikir panjang, saya mencium bibir Nissa dan dibalas dengan sangat panas olehnya.




















