Fajar: *terbengong-bengong*
Mas Edi: Iya, fajar teman kantor saya, tapi beda divisi. Bokep crot Aku: Wah, kebetulan banget mas, aku boleh nebeng ya sampai depan hotel Cemara. Mas Edi: Boleh nov, lepas yang lain juga boleh. Aku: Nggak apa-apa ya mas Fajar, kasihan kan kalau tegang nggak dikeluarin
Fajar: *masih terbengong-bengong*, eh.. Dengan cekatan dia menerimanya dan membukanya lalu berusaha menggunakannya di kontolnya. Aku: Maksudnya apa mas? Mas Edi: Bantuin gimana? Lalu mas Edi meremas-remasnya, sampai aku melenguh-lenguh keenakan. Aku: Maksudnya apa mas? Mas Edi mengijinkan tapi berpesan agar tidak bikin kotor di bangku belakang.Lalu aku pindah ke bangku tengah bersama Fajar, dan menyodorkan toketku untuk dijilat, dikulum dan diremas oleh Fajar. Sekitar 100 meter dari tempat joki tersebut berdiri, saya diturunkan oleh mas Edi dan berdiri di pinggir jalan, berpura-pura menjadi joki 3-in-1.Mas Edi berputar 1 kali, lalu berhenti di sampil joki tersebut, akhirnya si joki tersebut naik



![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terjaga Bikin Tak Tahan, Langsung Kutancap! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, Sampai Ia Tersenyum Dan Berkata “hari Ini Khusus Untukmu” Sambil Melayani Dengan Gila! Piston Gila Yang Tak Berhenti Meski Sudah Klimaks Berkali-kali! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://bokepindolive.vip/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.22.jpg)
















