Dia terpelanting. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. XNXX jepang Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. Gila. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. Malam semakin larut. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu.




















