Akupun brjongkok mnghadap memeknya yg dihiasi bulu lebatnya. Setelah brada didalam kamar, kusarankan agar dia istrahat diranjangnya. Bokepindo “Sudah Fad!” printahnya, agar aku mnyudahi pijatanku. “Masuk angin kali tan, dahinya aga anget ne!? “Makasih ya Fad” ucapnya lemah sambil mletakan gelas dimeja yg ada didepannya. “Tali branya dibuka aja ya tan??” pintaku pnuh haraf sambil trus mngusap dan mengerik punggung bagus dihadapanku. ” Pelan pelan ya Fad!? Smentara tante Ivone smakin liar, sbentar mngulum dan mngemud seakan dia ingin melumat sluruh kontolku. Aku baru saja selesai mandi dan brniat
ngeteh diteras rumah sambil mnghirup udara pagi yg segar. Dia pun prlahan melepaskan pakaian atau baju yg
dipakainya. Stelah kudapati smua yg kubutuhkan, aku kembali mnghampiri tante Ivone yg tengah menanti. ” jawabnya juga seraya mmblakangiku. Kmudian scara prlahan Nita mnutup pintu kembali dan brlalu pergi.




















