Gih.”Bram lalu mundur dan melepas tangan Tia. Setelah dalam posisi itu, Bram langsung menggerakkan pinggulnya membabi-buta, penisnya mengaduk-aduk seisi mulut Tia yang tidak bisa apa-apa selain menerima. Bokep jilbab Tia melihat Citra seperti berpikir sambil merokok, lalu membetulkan tali sackdressnya yang melorot dari bahu. Mercy itu tidak berhenti di rumahnya, karena memang itu mobil orang lain; mobil mewah itu berhenti di depan salon Citra. Bram lebih besar dari Tia, tapi saat itu seperti tidak punya kekuatan untuk melawan Tia. Sebelum Tia sempat bicara, Bram berdiri, lalu dengan gencar memaksa kepala Tia bergerak maju-mundur menyervis anunya. Aaa!! Dilihatnya Tia meringkuk di sofa. Kedua tangan Bram memegangi kedua pundak Tia sementara tubuhnya merapat ke tubuh Tia. Keduanya memang dijodohkan oleh orangtua masing-masing yang rekanan bisnis, dan sekarang mereka sama-sama disiapkan jadi penerus usaha keluarga besar mereka.




















