Aku gagap menjawabnya. Bokep mom Suti mengangguk. “Tidak bu. “Kenapa?”
“Entah. Lama-lama jadi besar?” kata adikku. Aku terus memeluknya dan menempelkan kontolku ke tempiknya. Kami cepat-cepat berpisah. AKu mengteahui kalau Amir suka mencuri-curi pandang kepada Suti. Cebik tempikmu pakai sabun sampai bersih, gi” kataku. “Kamu ini bagaimana? “Ayo…” kataku. Aku tetap memel;uknya dan membiarkan dia berada di pangkuanku. Aku hanrus menjaga mata orang-orang kampung.Saat Suti sekolah, aku mendengar pertengkaran kecil ibu dan ayahku. “Tidak mas… dua hari lagi aku akan haid. Kenakan ke anu-mu,” perintahku. Aku menariknya dengan cepat. Kepala kontolku sudah menembusnya. Tali layar.dia pegang kuat dan mengulurnya sedikit jika perahu oleng. Sampai maniku menumpah di dalam mulutnya beberapa kali. AKu melihat AMir mulai merayu Suti. Kutarik Suti mendekatiku dan kukecup bibirnya, seperti apa yag dilakukan Lek Parto pada isterinya. Ada penyesalan dalam diriku. Kalau begitu Besok Sutinah ikut lagi, ya” kata ibu pada Sutinah. “Ah..




















