Anthology Mochi Toket Bulat Chindo: tiap kisah berbeda, tema variatif. Plus: gaya segar. Bokep jilbab Minus: tone berubah. Buat penonton petualang. Mulai jelajah.
“Memangnya kamu sudah kenal, Tok?”, tanyanya. Berusaha menyembunyikan pikiranku kujawab seadanya, “Ah nggak melamun kok, cuma membayangkan rasanya dicubit hantu seperti yang Mbak tadi bilang”. Selesai mengemasi semua berkas dan catatan, kucoba berdiri dan memutar-mutar kepala untuk melemaskan otot leher dan punggung.Kukenakan jaketku dan keluar dari kamar mencari hawa segar. Konsentrasi tinggi serta posisi duduk dan letak meja didalam penginapan yang sebenarnya tidak ideal untuk dipakai kerja membuat leherku terasa pegal. Setelah melahap 3 potong roti, aku bertanya padanya, “Dari mana saja Mbak kok dapat roti enak?”
“Tadi aku silaturahmi ke tempat saudara-saudara dan pulangnya dibawain ini”, jawabnya. “Uhh.. “Pingin tahu rasanya?”, tanyanya dengan senyum menggoda dan menuju ke arahku. “Mana bisa aku menolak dibawah ancaman cubitannya Mbak”, jawabku bergurau.




















