Saya mempunyai seorang kekasih bernama Lusi (ins), tentunya sex bukanlah hal tabu untuk kami berdua & ia selalu ikut kemanapun saya pergi termasuk ketoilet sebab saya tinggal sendiri dirumah orang tuaku sedangkan ia adalah seorang wanita mandiri yang saat itu telah berusia 23tahun & mempunyai karir yang bagus.Lusi juga seorang gadis pemanjat tebing yang hebat, sehingga pada akhirnya ia menjadi pacarku. ia merintih kuat, namun saya langung melumat bibirnya agar ia tidak begitu merasakan sakitnya. Bokep hijab saya sangat terkejut, anak selugu ia bisa berfikir untuk merebut pacar orang yang paling melindunginya.namun saya makin tidak perduli & saya langsung menciumnya lagi. kamipun melakukannya sekali lagi dengan gaya yang baru. saya tidak melepas kesempatan ini, saya langsung melucuti kaos & celananya hingga ia hanya menggunakan underware pink saja,aku lebih suka permainan yang seperti ini.




















