Setelah lima menit akupun menepis tangan Silvi dan menggesekkan penisku dengan bibir vaginanya. Setelahaku tinggal mengunakan CD saja kuubah posisi tidur Silvi. Bokep crot Karena Silvi juga cantik aku sering bercanda dengan Evi mengatakan ingin tahu rasanya bila berhubungan dengan Silvi. Terasa basah sekali tetapi nikmat. Kakinya menjepit kepalaku dan pinggulnya oun bergerak tidak beraturan. Tangannya meremas kepalaku yang masih berada di payudaranya.“Ahh, terus Ren”, Pinggulnya makin bergyang hebat sejalan dengan rabaan tanganku yang makin cepat. Setelah tubuh Silvi rebah, perlahan mulutku pun turun ke lehernya dan tanganku pun menarik tali pengikat bathrope-nya. Setelah berlangsung cukup lama Silvi pun melenguh panjang jepitan tangan dan kakinya pun mengendur.Kesempatan ini langsung kupergunakan secepat mungkin untuk melepas kaos dan celana jeansku. Akupun berbalik dan menutup gorden jendela yang memang masih terbuka.Ketika gorden kututup, kudengar pintu kamar mandi terbuka. Ciumanku pun turun ke lehernya. Tangannya mengocok penisku perlahan-lahan.“Besar juga punya kamu




















