Rasanya tak dapat kubayangkan sampai akhirnya dia semakin erat menjepit kepalaku dengan pahanya sambil mengerang-erang kenikmatan.‘Ayo Mas teruuusssss…Acccch….ahhhh…ahhhh’Dan akhirnya kurasakan vaginanya semakin banjir dan keluar cairan putih yang kental, walau tak begitu banyak seperti punyaku ketika aku onani, namun aku bisa merasakan asin dan gurihya cairan itu.‘Udah mas, aku dak kuat…ntar kita kebablsan lagi…..’‘Terus aku gmn?’ Masak aku belum apa-apa kita mau berhenti? Bokep barat Aku dak mau kalo sejauh ini. sekitar jam 11 dia pamit mau tidur, sementara aku masih asik menonton TV. Kutumpahkan spermaku di perutnya. Aku tidak berhenti disitu, namun aku mulai mengarahkan penisku ke vaginanya yang masih becek itu, dan perlahan aku dorong masuk. Aku juga kembali menciumi vaginanya yang harum. Cepat-cepat aku tarik dan …..crot…crot….crooot. Dia diam saja ketika perlahan aku pelorotkan celananya sambil aku terus mencium vaginanya yang mulai kulihat jelas.Rambutnya sedikit namun justru semakin jelas dpat kulihat bentuk dan warna










