Masuk dim” sahut beliau sambil tetap menyimak TV-nya. Bokep mom gue ikhlas” jawabku cengengesan “Dasar mulut buaya!! Tanganku pun tak mau kalah, kuremas payudara kanan dengan tangan kanan, sambil lidahku mulai bermain dengan puting kirinya. Tampaknya Chintya memang memiliki pengalaman yang luar biasa dalam hidupnya.Dia banyak bercerita tentang masa lalunya, dan tiba-tiba aku merasakan empati yang sangat dalam, sebuah perasaan seolah tidak terasa lagi ada jarak antara kami. Setelah mematikan lampu, Bu Chintya berjalan kearah tempatku berbaring, dan melewatiku yang ternganga dan sibuk mengalihkan pandangan.Beliau berjalan menuju kekamar mandi yang terletak tepat dibelakangku, tepatnya diatas kepalaku. Dia menjepit kuat kepalaku sambil tangan kanannya menekannya kedalam. Maklum, pada dasarnya aku dan Bu Chintya masih belum terlalu mengenal satu sama lain. “boleh tangan saya masuk Cin?” tanyaku sambil tetap menikmati permainan lidahnya.Kali ini jemariku sudah mulai berani menyusup melalui bagian bawah kaosnya dan meraba bagian punggungnya. Pinggul indah itu










