Melihat Ressa yang sudah tak berdaya dan pasrah, saya pun langsung membuka celana dalam yang kukenakan dan mengacunglah penis yang keras dan gagah.Ketika saya ingin mendekat ke tubuh Ressa yang sedang duduk bersandar dg pasrahnya, tiba-tiba tubuh saya disergap dari belakang oleh tiga laki-laki yang kekar dan langsung mulut saya dibekap dengan sebuah gumpalan kain. “Ahh… ahh… ahh…, nikmat, nikmat, teruskan sayang jangan dilepaskan hisapannya,” Ressa ” mahasiswi ” bergumam dengan penuh nafsu.Melihat Ressa yang sudah sudah tinggi nafsunya, segera tangan saya pun berpindah ke paha. Bokep stw Ternyata yang menang adalah laki-laki yang agak kekar dan berkulit gelap, ia tersenyum menyeringai dan secepatnya menghampiri Ressa dan mulai meremas-remas buah dadanya. Ressa tidak menyadari bahwa yang meremas-remas buah dadanya bukanlah saya lagi, Ressa hanya mengeluarkan lenguhan-lenguhan nikmat, “Ahh, ahh, ahh, nikmat, nikmat sayang terus, terus, hisap, hisap sayang.” Mendengar permintaan Ressa untuk menghisap payudara, langsung laki-laki itu





















