Nakal Ya…” isi pesanku ke diaMbak Femi langsung membalikkan badannya dan memandang tajam kearahku, aku cuma tersenyum melihat wajah marah bercampur paniknya.“Gak baca apa-apa. Bokep live Tapi karena kaosnya tipis dan Branya adalah model bra yg tipis tanpa kawat, aku dengan mudah meremas-remas kedua payudara yg sering aku nikmati dari jauh tersebut. Aku cium keningnya untuk menenangkannya. Yg ketiga kalinya aku cium bibirnya agak lama. “Enggak apa-apa kok mbak” jawabku sambil memutar badanku. Kemudian aku menuntun dia menuju kamar tidurnya. “OK” jawabku yg mengakhiri chat.Hari sabtu sekitar jam 4 aku sampai ke rumah Mbak Femi. cuma becanda mbak”. Wah gawat nih, pikirku, bisa gagal rencana karena mbak Femi takut duluan.Hingga satu saat mbak Femi terdiam, sepertinya dia kehabisan kata-kata untuk membicarakan yg lain. Aku tarik jariku dan aku menindihnya dengan gaya konvensional. Dengan menggunakan jariku, aku sibak bulu jembutnya sehingga memeknnya terlihat jelas, perlahan aku jilat bibir










