Aku tidak menolak ketika Pak Hamid memelukku dari belakang. Bokep korea Auuuuuuuuhhhhh………… Jeritan dan cengkeraman tanganku di pundak belakang penanda aku mencapai puncak orgasme. Tangan-tangan berbulu itu dengan pelan membuka kembali pahaku. Dia tidak lagi memanggilku Bu Dokter, tapi cukup namaku, dik Nastiti. Bergerak perlahan dalam usapan halus serta putaran di dinding dalam, membuatku semakin melayang. Ketika tanganku memegang tangannya yang berbulu lebat, ada perasaan canggung dan geli. Aku merasa iba pada Pak Hamid. Tiba-tiba badanku terasa lemas saat jari tangan itu membuat putaran halus di puting susuku. Selama aku dinas di kepulauan, pemuda itu beberapa kali dibawa pulang menginap di rumah. Sebuah kecupan ringan melekat di keningku, kemudian bergeser ke bibir, aku berusaha menolak, tapi tangan yang melingkar di dadaku berubah posisi sehingga dengan mudah menyusup dalam BHku.




















