Setelah itu aku menciumi leher, dan kujilati sampai tengkuk lehernya, sampai pada akhirnya Tante Mirna-pun menikmatinya.Kini akhirnya Tante Mirna meresponku, saat itu dia langsung mengarahkan ke 2 tanganya ke arah resletiing celanaku. Bokep jilbab ”, ucapku mengagetkan Tante Mirna yang sedang asik mencuci.Karena memang lompatanku tadi tidak terdengar oleh Tante Mirna, maka saat aku tiba-tiba bertnaya Tante Mirna-pun kaget. Kemudian,“ Maaf ya Vick, dan terima kasih sudah menolong tante ”, ucapnya dengan muka tersipu malu.“ Iya Tante sama-sama ”, jawabku singkat.Pada saat itu ternyata kaki Tante Mirna kesleo dan tidak bisa berjalan. Namun sebelum dia masuk, dia tersenyum kepadaku, entah apa maksudnya. Aku memandangi tubuh tante Mirna dari belakang dari bagian atas sampai sampai pada kaki Tante Mirna. Seperti pada umunya seorang laki-laki jika bangun tidur kejantanannya selalu ereksi, entah itu ada penyebab maupun tidak. Pada akhirnya aku-pun menuntun Tante Mirna dengan posisi tanganya kurangkulkan ke pundakku,




















