“Jangan ngeliatin.. Yang pasti hatiku yang selama ini terasa berat dan bosan hilang begitu saja walaupun dalam hati kecilku juga merasa malu, benci, sebal dan kesal. Bokeb “Ouh.. “Engga apa-apa, biar enak aja kedengaran di kupingnya.”
Kalau saya boleh manggil Mbak Winie, berarti Bu Winie eh.. “Ah.. Aku terus berusaha meronta saat supirku mulai menggerayangi tubuhku dalam himpitannya. “Tapi saya majikan kamu Ris..” kataku mencoba mengingatkan. “Aris.. “Tenang bu.. Saat aku berjalan hendak memasuki ruang kamar mandi aku melewati tempat rias kaca milikku. ngapain kamu di sini!” sedikit terkejut ketika aku sedang asyik-asyiknya memandangi kemolekan tubuhku sendiri tiba-tiba saja kulihat dari cermin ada kepalanya supirku yang rupanya sedang berdiri di bibir pintu kamarku yang tadi lupa kututup. Ris..” desisku menikmati alur permainannya yang terus terang belum pernah kudapatkan bahkan dengan suamiku sendiri.




















