aku mendorong tubuh Mas Taufik yang menindihku, tapi dia malah menekankan tubuhnya.“Sakit!!” ujarku sambil meringis menahan sakit, “jangan!! Bokep mom Tiba-tiba dia menarik tangannya keluar dari bra-ku dan mulai masuk ke dalam rok panjangku dari arah bawah. “ada acara apa nih?”
“nggak, cuman tadi abis ke warung juice sama Yogi dan faruk” jawabnya santai. Sekali lagi aku tak mampu melawannya, ciuman panas di bibirnya dan sentuhannya di kemaluanku (yang terbalut CD) membuatku semakin terbawa. “sekarang kita lihat rambutmu Da..” ujar Faruk sambil melucuti jilbabku. aku belum tau harus bagaiman jadi yang aku lakukan malah meremas-remasnya. Tanpa sadar aku mendesah lirih dan badanku terangkat saat Mas Taufik menyentuh dan mulai meremas payudaraku. Aku berjilbab, tapi bukan jilbab biasa, aku adalah seorang akhwat yang juga menjadi pengurus di masjid kampusku. Beberapa menit melakukan itu, dia melepas celana panjangnya berikut CDnya.













