Mau ke rumah mas, bapak dan ibu mas juga sedang ke luar kota. Kunci rumah yang aku pegang hilang waktu persami, jadi aku bingung harus ke mana. bokep terbaru Tapi membayangkan hangatnya kamarku membuat aku mampu menembus hujan deras itu di atas motorku. Kutarik lepas celananya, Dian tersentak dan merapatkan kakinya. Dan sepertinya gerakanku tepat, karena pekikan kesakitan Dian mulai berubah menjadi desahan, walau ia masih meronta dan menangis. Dian terus saja mendorongku dan ia semakin panik ketika tidak sengaja ia menyentuh selangkanganku. Tepat ketika kaos nya berhasil kusingkap, lampu kembali menyala. Kugendong ia ke kamar, dan malam itu, ditemani hujan deras yang turun sepanjang malam, kembali ku”perkosa” Dian. Boleh kan?” Jawabnya. Dianpun memelukku yang segera kubalas dengan pelukan dan pagutan di bibirnya. “Mas, aku takut gelap” Jeritnya. “Aaaah, Diaaaan, kamu nikmat sekali, sayang!” bisikku sambil mengulum daun telinganya. Beberapa kali buah dadanya dan pantatnya yang lembut




















