Vannesa langsung terbangun dan duduk kembali menjauh dari bahunya. Vannesa agak keberatan, berusaha melepaskan tangannya karena tak terbiasa…“ ada apa kok Vannesa di bawa kesini?, tanya Vannesa jengah.“ ada sesuatu buat Vannesa” jawabnya…Vannesa dengan sedikit menahan diri melangkah ke kamar yang terletak di sebelah kiri terpisah dari rumah induk berlantai kayu itu dengan bergandengan tangan. XNXX Vannesa merasa keberatan, sebab merasa amat telanjang jika kerudungnya lepas.”Alaa, Diek Vannesa jaan takuik ka uda, uda kan indak jaek, apolagi uda sayang bana ka Vannesa, walaupun alah punyo laki jo anak (Ala..Dik Vannesa jangan takut ama abang, abang kan bukan orang jahat, apalagi abang amat sayang pada Vannesa,meski abang tau Vannesa sudah punya suami dan anak)” kata Namun Jay menyakinkan. Dalam keasyikan mereka tersebut.Tiba – tiba…Ada cahaya dari lampu mobil dari arah berlawanan menyorot kepada mereka. Malam ini mereka hanya saling berpegangan tangan saja.




















