Kami berkeliling melihat-lihat pasar lokal, villa induk, dan tempat-tempat lain yang menarik. Bokep brazzers Percuma aku menjerit-jerit, akhir-nya aku pasrah. Aku makin gugup.“Stell, bener ya kata gosip lo udah nggak virgin?” kejar Roni.“Kata siapa, ah…” balas Stella pura-pura marah. Aku sempat mendengar erangan nikmat dari arah Stella, sebelum akhirnya benar-benar tertidur kecapekan, membiarkan Beni dan Agam yang masih menciumi sekujur tubuhku.Selama tiga hari kami disana, kami selalu melakukannya setiap ada kesempatan. Yang bener aja, masa iya aku dan Stella harus masuk ke sana? Stella ikut meringankan beban Adi dan Yudi.Sampai di villa cowok, aku bengong. Cewek itu langsung mem*kik menghindar, sementara cowok-cowok lain malah ribut menyoraki. “Masuk aja kali, Stel, Lil.” Ajaknya cuek.“Ngng… nggak usah, Yud.” Tolakku. Begitu melihat kami, mereka langsung berteriak girang, “Eh, ada cewek!! Walau sebenarnya wajahku cukup manis (bukannya sombong, itu kata teman-temanku…) aku sudah lumayan lama menjomblo, 1 tahun.










