Akhirnya saya memutuskan bahwa kalau dokternya tidak juga datang 15 menit lagi, maka saya akan pulang saja ke rumah.Dengan menarik nafas kesal, saya memandangi sekeliling saya. Bokeb Gesekan-gesekan antara batang kemaluan saya dengan dinding mulutnya yang basah membangkitkan kenikmatan tersendiri bagi saya.“Auuh.. melakukan ini..” jawab saya terengah- engah.Dokter S tidak menjawab. Saya tidak tahu mengapa ia bersikap seperti itu. Tapi saya menurut saja.Saya tanggalkan seluruh celana saya, sehingga saya telanjang bulat di depan Dokter S yang bak bidadari itu. Lever atau yang lainnya?” Tanyanya. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang. Sekali-sekali saya gigit puting susunya itu. Dokter yang akan memeriksa saya paling-paling juga dokter cowok, mana sudah tua lagi.Dengan sekali-sekali menguap karena jenuh karena sudah hampir setengah jam saya menunggu dokter yang tak kunjung datang. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang.




















