Tapi, aku tidak bergerak sedikit pun. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Erik.“Terima kasih..Erik.” Erik bergeser ke sampingku. Bokep china Hatiku terasa sakit dan ngilu. Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Aku tidak bisa.Erik pun membuka resleting celananya dan mengeluarkan ‘senjata’nya, kedua kaki wanita itu dipegang dengan tangan Erik dan Erik segera menancapkan ‘senjata’nya ke liang wanita yang sudah basah itu dengan sangat kasar. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya. Aku mendesah panjang. Sakit!! “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius.




















