Kebetulan ia hendak pergi ke arah yang berlawanan. Bokeb Ia pun memegang penisku dan dengan pelan-pelan duduk di atasnya sambil mengarahkan ke bibir vaginanya. Ci Ana akhirnya bilang, “Win, kamu tiduran sok.. Lalu Ci Ana bangkit dari duduknya dan sepertinya ia hendak mengambilkan minum untukku. Tiba-tiba ia menjerit sambil kedua tangannya memegang kepala ranjang dengan kuat. “Wah, sebentar lagi kalau kuteruskan bisa-bisa aku nyemprotin mani di mulutnya nih.” pikirku.Lalu buru-buru aku menyuruhnya duduk di atas penisku. “Ah.. Beberapa menit kemudian ia muncul dengan membawa sebuah kotak berukuran sedang. Dan.. Tiba-tiba ia menjerit sambil kedua tangannya memegang kepala ranjang dengan kuat. Terjemahin ya, untuk aku. Naik-turun, kanan-kiri dan setelah beberapa saat ia melakukannya, aku merasakan ada sesuatu yang akan meledak dalam tubuhku. Tidak pikir benda apa, eh tidak tahunya itu alat kelamin pria alias penis palsu terbuat dari semacam plastik yang dapat digerakkan sesuai dengan kemauan pemakainya.




















