Kini aku hanya melaksanakan kewajiban sebagai seorang istri kepada suami, ibarat kata hanya tubuhku saja yang dinikmatinya, bukan lagi hatiku. Bang Roji memandangku diam. Bokep jilbab Sampai di pintu depan ia buka mantel hujannya dan membunyikan bel rumahku. Perbuatan dan penyelewengan suamiku seakan mencambuk diriku untuk melakukan pembalasan, meski saat itu aku menyadari tidaklah benar tindakanku saat ini. Ia sengaja memenuhi janjinya agar putriku tak rewel lagi. Namun Bang Roji pun bergerak bangun dan mengangkat kedua kaki dan menekuk lututku. Dengan menutupi keadaan rumah tanggaku, aku bilang saja bahwa suamiku kini di tempatkan di daerah dan menjadi kepala cabang perusahaanya. Suamikupun berkata bahwa tenaga tenaga pembantu di blok blok lain kebanyakan dari penduduk di balik tembok itu termasuk satpamnya.Akupun akhirnya berusaha merubah sikapku selama ini kepada satpam itu. “Nah sorenya kita bisa kesana dik Rissa” terang Bang Roji, “kan Besok hari minggu,abang bisa libur.”
Aku pun terpaksa menuruti


















