Bangun tidur tidak kulihat Rosa disampingku. Mataku sempat melirik sebuah foto pernikahan di dinding dengan tulisan dibawahnya: Yuni & Adi. Bokep arab Aku menyampaikan keluhanku padanya dengan cara yang halus tanpa menyinggung perasaannya. Selalu membanding-bandingkanmu dengan wanita lain. Kecantikan wajah keduanya mewarisi wajah Yuni, istriku. Tidak ada lagi Yuni yang menyiapkan handuk dan baju gantiku, aku sekarang melakukannya sendiri.Selesai mandi aku menonton TV sambil menunggu kedatangan Rosa. Tidak seperti Yuni yang lusuh dan bau minyak. Melepas sepatuku, kaus kakiku, dan menyiapkan air hangat untuk mandiku serta menemaniku makan malam. Selesai bermain, aku masih harus menunggu sampai Farhan sampai tertidur dan aku baru bisa mandi. Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku.“Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Istriku yang memakai daster lusuh dan berdandan sangat natural.Selesai mandi, segera aku masuk ke kamar




















