Akhirnya aku mulai kasihan padanya. “Ok… Ok… Pak Fahri, saya sudah baca kembali dan saya tidak keberatan dengan penambahan-penambahan dari bapak” kata suaminya.“Bagus kalau begitu saya senang jika bapak dan ibu menyetujui syarat tambahan dari saya, selanjutnya bapak tinggal paraf di setiap coretan-coretan saya dan tanda tangani, lalu saya akan melakukan hal yang sama” Fahri berkata sambil tersenyum penuh arti.“Hahaha.. Bokep hijab Sssrrrr….. Setelah beberapa saat baru dia bangun dan aku melihat dia mengeluarkan air mata… “Kenapa? Sssrrrr….. Cukup sekali dan biarlah itu jadi kenangan indah saja dan aku menurut saja, karena aku tahu Ria adalah istri dari rekan kerjaku dan aku menghormati keputusan dia. Proposalnya pak Fahri bawa sekarang?” suaminya bertanya kembali.“Hahaha… Pak Herry memang pebisnis tulen, kita kan lagi makan malam jadi saya tidak bawa” Fahri menjelaskan.“Hehehe… Bukan begitu pak Fahri, alangkah bagusnya kalau kita bisa selesaikan malam ini, syarat-syarat tambahan pak Fahri akan saya




















