Dan baru saja di tinggal pergi calon istrinya yang akan melangsungkan pernikahan di hotel ini tadi malam, tapi calon istrinya itu tidak datang juga. ooouuugggghh… aaaaaaaagggghhh… aaaaggghh…..Ber…. XNXX taaaa… aaaggggghhh.. Tatapannya seakan kosong hingga saat aku kembali dari lobby aku terkejut mendengar dia menangis, aku tidak menyangkan kalau ada cowok yang akan menangis bahkan ini bisa di katakan di tempat umum.Perlahan aku mendekatinya dan agak lama juga akhirnya aku tahu kalau dia bernama Ardi. yaaang… aaaggghhh… aaaggggghh.. aaaggghh… aaaaggggghh..” Mungkin karena dia sudah memuncak di saat aku memberikan foreplay, tidak lama kemudian aku merasa spermanya sudah tumpah memenuhi memekku.Ardi memeluk tubuhku sepertinya dia tahu kalau aku belum mencapai puncak klimaks “Maaaf… saayaang…. aaaaaaaaaggghhhh…. Dan diapun mulai move on dengan semua kejadian itu, tidak terasa aku sudah setengah bulan berada disini, mungkin karena selalu di temani Ardi.Bukan hanya bersama Ardi saja aku dekat tapi dengan keluarganya juga.




















