Ia memegangi payung. Bokep jilbab ﹑
Tapi… malam belum berakhir buat Darsih. ﹑
Setelah setengah jam lebih bertempur dengan gaya-gaya yang baru bagi Darsih itu, barulah mereka mempraktekkan gaya yang umum, Juragan Karyadi menindih tubuh Darsih yang mengangkang pasrah di bawahnya. “Ada apa ini teh?” tanya Darsih. Selama ini, hanya para janda yang dibujuknya, dan baru kali itu ia menggoda bini orang, tapi Darsih terlalu sayang untuk dilewatkan. “Si Arwan bilang, kemarin sudah habis lima juta… nanti itungan yang benernya menyusul. Kalau si Darman lagi ada kerjaan, sebulan kamu paling bisa bayar limaratus ribu.. “Saya justru akan menawari kamu cara cepat untuk melunasi utang itu…” kata Juragan Karyadi lagi sambil menatap Darsih. “Ya sudah, hati-hati ya… kalau ada sesuatu yang mendurigakan, pukul kentongan aja yang keras!” kata peronda itu. ﹑
Soal utang, Juragan Karyadi emang nggak pernah memikirkannya, kekayaannya sangat banyak, jadi utang belasan juta Darman sama sekali nggak berarti.




















