Cuma sekenyot dua kenyot doang. “Ngehek nih cowok. Bokep live Di sini sempit banget”.Maka Evan langsung membuka pintu mobil, keluar dan menarik Vina keluar. Kenyal lagi. Betul-betul nafsuin. uuh.. LO PIKIR GUE CEWE APAAN!!”. Vina merajuk “Hiyah.. Cukup banyak, sehingga kelihatan jelas.PIASS! Walaupun Vina bilang dia tidak horny lagi, tapi nafasnya yang memburu dan putingnya yang semakin ngaceng mengatakan lain. Pandangan tajam Vina pada wajah Evan yang tetap cengar-cengir. Ini pertama dan terakhir Van. Pasti dia pengen nyemprot dalam memek gue.Harus gue cegah” pikir Vina panik. Sudah kepikiran untuk naik taxi, tapi uang tidak ada. “BUSETT. Kasihan, pasti eneng keberatan hehe”. Evan menggerakkan maju mundur pantatnya sehingga kontolnya yang ngaceng, menggesek-gesek bibir memek Vina. Apa kata orang kalo dia pulang dipapah seperti ini. Tapi ketika Vina meminta panty-nya, Evan berkata “Ini buat gue aja.




















