Kuremas-remas lembut. “Ehh.. Bokep barat Benturan-benturan dengan pantatnya yang bulat membuatku gemas. Ohh..”Dipegangi kepalaku dan ditekan-tekannya sesuai keinginannya. Kuhisap-hisap. Tuussuukkhin liidaahhmu Pak.. Paakkhh, oohh.. Kali ini mungkin dia sedang kesepian dan masygul hatinya.“Ayo ke kamarmu Mbok.”Hasratku masih tinggi dan harus dituntaskan. Ataukah lagi mematut diri di cermin. Yaahh.. Belum sempat aku banyak berpikir kesadaranku disedot kembali oleh suara-suara kesetanan istriku dari hasil kerja persetubuhan itu.“Yyaahh.. Mulai menggila kembali goyangan pantat istriku melayani rangsekan-rangsekan si batang besar itu.“Geennjoott.. Cairan miliknya sampai tumpah ruang merembes keluar memeknya, punyaku juga demikian saking tidak tertampungya semprotan maniku.Kubiarkan kontolku masih terbenam sambil aku tetap menindihnya. Lalu lintas tidak macet karena ini hari Minggu.Dari luar ruang tamu nampak terang disinari lampu, berarti istriku ada di rumah. Ah mungkin lagi tidur barangkali di kamar pikirku.Kuletakkan tas koperku di atas meja makan lalu aku mengambil sebotol air dingin di kulkas.




















