Kinan duduk di kursinya menyalakan komputer dan tiba tiba memanggilku untuk duduk disampingnya.“Pak sini… temenin Kinan dong, bantuin Kinan ya pak…?”Hampir 1 Jam aku menemani dia bekerja pandanganku mulai terganggu dengan posisi duduknya, rok bagian sampingnya agak tersingkap sehingga pahanya yang putih mulus agak terlihat, aku mulai resah sebentar sebentar aku melirik kearah pandangan yang indah itu dan semakin lama semakin tersingkap rok bagian atasnya. XNXX Sebagai seorang manajer aku harus menjaga image terhadap bawahanku, tapi lain halnya dgn Kinan, dia selalu memulai mengajak aku mengobrol atau bertanya tentang pekerjaan, dan selalu melempar senyum manisnya kepada ku, yg membuat aku jadi sedikit “GR” kepadanya, apalagi dia tampa sungkan sering menghampiriku saat aku sedang duduk sendiri di ruangnku, sambil melihat apa yg sedang aku kerjakan, tangannya bersandar di pundakku dan juga sering tanpa malu memegang tanganku.Kinan juga sering mengajakku bercanda dgn posisi duduk yg sangat rapat sekali.




















