Aku mulai mengejang bagai tersambar petir dari jilatan lidah Fendi.Tanganku mulai menjabak rambut Fendi, tapi Fendi tidak marah dan sebaliknya ia malah mempercepat jilatan lidahnya.Sebelum sempat Fendi melakukan aksi berikutnya, aku segera bangkit dari kasur dan mengambil tas kecilnya yang berisi Kondom dalam keemasan.“Kalau mau yang kayak gini, yang mesra baik-baik dong. Dia memperhatikanku yg sedang asik memerhatikan layar HP tanpa menyadari ada Fendi didekatku. Bokep korea Mungkin otak Fendy cepat berpikir kotor, apalagi aku hanya mengenakan baju santai yaitu memakai kaos dan hotpans.Kamar kami pun terbilang diujung lorong dan kosan memang sedang sepi sehingga Fendi lebih berani menggodaku. Karena aku sudah punya 2 anak, tentunya lubang ke intimanku tidak sempit, jadi mudah saja bagi Fendi untuk memasukkan kelaminnya. masuk Fen!” ucapku mengajaknyaOke..

![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terjaga Bikin Tak Tahan, Langsung Kutancap! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, Sampai Ia Tersenyum Dan Berkata “hari Ini Khusus Untukmu” Sambil Melayani Dengan Gila! Piston Gila Yang Tak Berhenti Meski Sudah Klimaks Berkali-kali! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://bokepindolive.vip/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.22.jpg)


















