Ulasan melodrama Epy Lolita Toge Uting Coklat dengan fokus emosi, akting mendalam, dan musik menggetarkan. Plus: monolog berkesan. Bokepindo Minus: tempo kontemplatif. Cocok buat mood galau produktif. Mulai menonton kisahnya.
Sebagai pasangan suami istri muda yang baru setahun berumah tangga, kehidupan keluarga kami berjalan dengan tenang, apa adanya dan tanpa masalah.Saya, sebut saja Ratih(23), seorang sarjana ekonomi. Kemudian dicapai kesepakatan, suami saya akan memperbaiki semua kerusakan motor itu esok harinya. Datanglah ke rumah. Kakinya menegang. Saat saya datang, ia juga masih pakai kain sarung dan singlet. Badannya besar meski ia juga tidak terlalu tinggi. Uupsss! Meski begitu, hari-hari kami lalui dengan baik-baik saja. Mana surat-surat mobil Anda? Setelah menjemput saya di kantor, kami pun pergi ke rumah pria gemuk itu. Pak Bambang kemudian mengatakan bahwa pengobatan yang didapatkannya melalui kakeknya, dilakukan dengan pemijatan di bagian perut. Sesaat saya merasakan getaran itu. Terasa sempit di memek saya. Sambil minum ia banyak bercerita. Setelah itu baru diberi obat. Pak Bambang pun menekan dengan perlahan. Berkali-kali. Juga soal ranjang itu.Bila Iwan sudah berkata,“Kita tidur ya,” maka saya pun











